Beranda > Tentang Penangkaran Murai Batu > Penjodohan Murai Batu Medan

Penjodohan Murai Batu Medan

Proses Penjodohan Awal Murai Batu Medan

Proses Penjodohan Awal Murai Batu Medan

Setelah memilih indukan yang sudah saya jelaskan disini, proses selanjutnya adalah mendekatkan masing-masing

www.refreshindonesia.com

indukan murai batu medan ke jarak sekitar 2 meter.  Hal ini bertujuan sebagai pengenalan satu sama lainnya.  Jika indukan sudah menunjukkan tanda-tanda berjodoh, maka jarak bisa di dekatkan yang lebih dekat lagi. Berikut video yang saya ambil di usaha coffee shop saya..

Tanda-tanda birahi indukan murai batu bisa terlihat jika indukan murai batu saling bersahutan.  Biasanya indukan jantan akan segera berkicau jika melihat indukan betina murai batu.  Begitupun juga indukan betina, dia akan segera  merespon dengan kicauan jika memang benar-benar dalam kondisi birahi.  Hal ini bisa di biarkan selama 1 sampai 2 hari untuk proses pengenalan yang maksimal.

Setelah terlihat calon indukan betina menyahut kicauan sang jantan, maka jarak sangkar bisa di dekatkan dengan jarak 10 cm.  Hal ini di lakukan untuk menghindari saling patuk jika ternyata mereka belum berjodoh.  Jika tidak di tempelkan secara langsung, mereka tidak bisa saling patuk secara langsung.

Menempelkan dengan menambahkan satu tenggeran di dua sangkar indukan murai batu medan yang berhimpitan tersebut.  Jika memang indukan murai batu benar-benar berjodoh, maka mereka akan tidur berhimpitan saat malam tiba.  Disini peternak harus terus memantau perkembangan dari hari ke hari.  Terkadang, ada kemungkinan mereka tidak berjodoh dan akhirnya saling patuk walaupun di sangkar yang berbeda.  Maka dari itu, pemantauan secara intens harus selalu di lakukan minimal di hari pertama.

Proses selanjutnya setelah indukan murai batu tidur bersama setiap malam, biasanya terkadang indukan akan saling meloloh walaupun di sangkar yang berbeda.  Dalam tahap ini, calon indukan bisa dimandikan di keramba mandi dengan selalu di pantau untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.  Kalau dalam proses ini berjalan lancar, tak jarang mereka akan kawin dalam keranda mandi.  Jika terjadi perkawinan seperti ini, indukan bisa dimasukkan ke dalam kandang penangkaran.

Jika tidak terjadi, maka proses selanjutnya adalah memindah betina ke dalam kandang penangkaran.  Untuk indukan jantan, masih di sangkar dengan di tempel di luar kandang penangkaran.  Disini juga bisa di tambahkan tenggeran yang sama yang di pasang antara sangkar indukan jantan dan kandang penangkaran.  Jika mereka masih tidur berdampingan saat malam hari, ke esokan harinya, indukan jantan bisa di lepaskan ke kandang penangkaran dan proses pelepasan ini yang paling penting untuk pemantauan sang peternak.

Setelah mereka masih masih menunjukkan tanda-tanda jodoh atau tidak berkelahi satu sama lain, maka proses ini bisa di katakan lancar.  Walaupun setiap hari peternak harus selalu memantau setiap hari sampai mereka benar-benar tidak berkelahi.  Pemantauan ini bertujuan karena kadang-kadang ketika mereka menunjukkan tanda-tanda jodoh di hari-hari pertama, di hari lain mereka juga akan berkelahi juga.  Jadi tidak ada salahnya peternak mengantisipasi hal ini.


Lihat tulisan lain di daftar isi disini..

About these ads
  1. purbowo erlianto
    November 3, 2010 pukul 3:27 am

    saya ingin beli bahan dan belajar ternak murai,bagaimana sarannya.tks.

    • November 3, 2010 pukul 4:03 pm

      Sekarang ada stok satu pasang pak. kira2 empat minggu lagi bisa makan voer kering..

  2. November 14, 2010 pukul 8:54 am

    Om.tanya.. kyaknya menarik juga ne artikel manteb. kalau mau nangkar MB. kalau pakai indukan Bakalan dr hutan bisa ga? yang jantan sudah mapan tp betina masih bakalan dri hutan. plis kasih tau om, makasih

  3. nyoman
    Desember 30, 2010 pukul 4:02 am

    mas kalau sdh ada anakan hub sy ya….081557587733 d/a btn paramasidhi singaraja

  4. david
    Januari 10, 2011 pukul 11:02 am

    saya mau coba nich
    brapa kira@ harga sepasang anakan ya ??
    saya di 0815-9950010

  5. musa
    Januari 27, 2011 pukul 4:35 am

    thanks sharingnya boss

  6. heru
    Februari 19, 2011 pukul 2:15 am

    pak saya ingin mencoba.. ada setok sepasang gak. plis hubungi saya 08154003466

  7. gito
    Oktober 19, 2011 pukul 3:31 pm

    pgn coba ternak MB,tp blm ada dana…???? huft….

  8. Abu Unaisah al Atsary
    Oktober 27, 2011 pukul 10:18 am

    waa…hh saya sangat tertarik untuk menangkarkan MB, tapi gimana caranya saya mendapatkan sepasang MB ya? mau beli harganya mahal banget…modal cekak Booss, kira kira agan agan ada gak yang mau menginfakkan sepasang muray batunya..ya…ane terima dengan iklassss….

  9. jauharsyah
    November 20, 2011 pukul 12:59 pm

    saya punya sepasang,tp kok masih belum mau jodoh ya…?

  10. Desember 4, 2011 pukul 1:17 pm

    Artikelnya bagus bgt om.. Jadi kepincut.. Makasih ya om.. Salam kenal

  11. Sukarno
    Desember 7, 2011 pukul 12:06 am

    Terima kasih atas artikelnya. Agan punya stok idukan yg sdh jodoh dan mau dijual ga? Barangkali ada kecocokan.

  12. Januari 18, 2013 pukul 2:15 pm

    om..sya mo beli yg udah berjodoh bisa ga..?

  1. Juli 15, 2012 pukul 8:35 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: